Jakarta - Surabaya: Senin - Sabtu | 09:00 - 18:00 WIB Jakarta - Surabaya:
Senin - Sabtu | 09:00 - 18:00 WIB

FAQ LASIK

Pertanyaan paling sering diajukan seputar prosedur koreksi penglihatan laser di Ciputra SMG Eye Clinic, mulai dari syarat kandidat, jenis prosedur, biaya, hingga pemulihan. Jawaban disusun oleh tim medis kami agar Anda dapat membuat keputusan dengan informasi yang jelas.

Catatan: istilah “LASIK” di halaman ini digunakan sesuai dengan penyebutan yang umum dikenal masyarakat. Istilah ini sering dipakai untuk menggambarkan berbagai prosedur koreksi penglihatan laser, seperti FemtoLASIK, ReLEx® SMILE, ReLACS, dan tindakan serupa. Dalam istilah medis, LASIK sebenarnya merujuk khusus pada prosedur FemtoLASIK yang menggunakan flap pada kornea. Namun, untuk memudahkan edukasi pasien, istilah LASIK sering digunakan secara lebih umum.

1. Apa itu LASIK?

Dalam penggunaan sehari-hari, “LASIK” adalah istilah umum untuk berbagai prosedur koreksi penglihatan yang bertujuan mengurangi atau menghilangkan ketergantungan pada kacamata dan lensa kontak. Prosedur-prosedur ini bekerja dengan membentuk ulang kornea menggunakan teknologi laser sehingga mata dapat memfokuskan cahaya dengan lebih tepat ke retina. Hasilnya, rabun jauh (miopia), rabun dekat (hiperopia), dan silinder (astigmatisme) dapat dikoreksi.

Prosedur yang masuk dalam kategori ini antara lain FemtoLASIK, ReLEx® SMILE, dan ReLACS. Masing-masing menggunakan teknologi yang berbeda dan memiliki manfaat sesuai kondisi mata. Dokter akan menentukan prosedur yang paling cocok berdasarkan hasil pemeriksaan mata Anda.

2. Siapa yang Boleh Menjalani LASIK?

Kandidat yang cocok menjalani prosedur koreksi penglihatan laser biasanya memenuhi beberapa syarat berikut:

  • Usia minimal 18 tahun dengan ukuran kacamata stabil selama 6–12 bulan terakhir
  • Ketebalan kornea yang cukup
  • Tidak sedang hamil atau menyusui
  • Tidak memiliki penyakit kornea, mata kering berat, atau gangguan sistemik seperti diabetes tidak terkontrol

Kecocokan untuk menjalani prosedur tertentu, seperti FemtoLASIK, ReLEx SMILE, atau metode lainnya akan ditentukan melalui pemeriksaan di klinik kami.

3. Apakah Prosedur LASIK Sakit?

Tidak. Sebelum tindakan, dokter memberikan tetes mata anestesi sehingga mata mati rasa selama prosedur. Pasien mungkin merasakan sedikit tekanan, namun tidak ada rasa sakit.

Setelah efek anestesi habis, mata dapat terasa sedikit perih atau berair selama beberapa jam. Hal ini normal dan akan mereda sendirinya.

4. Berapa Lama Proses Operasi?

Durasi prosedur tergantung pada jenis tindakan dan kondisi mata pasien. Umumnya, proses laser hanya berlangsung sekitar 15–60 detik untuk setiap mata. Namun, total waktu di ruang tindakan untuk kedua mata, termasuk persiapan, biasanya sekitar 15–30 menit.

5. Berapa Biaya LASIK di Ciputra SMG Eye Clinic?

Biaya bervariasi tergantung jenis prosedur dan kondisi mata Anda. Untuk informasi biaya terkini dari setiap prosedur, lihat halaman Biaya LASIK Mata kami.

6. Apakah LASIK Ditanggung BPJS?

Prosedur koreksi penglihatan laser termasuk prosedur elektif sehingga tidak tertanggung BPJS. Namun, tersedia beberapa alternatif pembiayaan. Baca artikel kami tentang LASIK dan BPJS untuk informasi lebih lengkap.

7. Apakah LASIK Bisa Menggunakan Asuransi?

Ciputra SMG Eye Clinic bekerja sama dengan sejumlah perusahaan asuransi. Cakupan biaya yang asuransi tanggung tergantung pada ketentuan polis masing-masing. Lihat daftar asuransi rekanan kami atau tanyakan langsung kepada tim kami.

8. Apa Perbedaan FemtoLASIK, ReLEx® SMILE, dan EVO ICL?

Ketiga prosedur ini sama-sama bertujuan untuk memperbaiki penglihatan, tetapi cara kerjanya berbeda:

  • FemtoLASIK (Prosedur Laser Berbasis Flap): Prosedur laser dengan membuka lapisan tipis kornea terlebih dahulu. Setelah itu, laser untuk membentuk ulang kornea agar penglihatan menjadi lebih jelas, lalu lapisan kornea dokter tutup kembali.
  • ReLEx® SMILE (Prosedur Laser Minimal Invasif Tanpa Flap): Prosedur laser tanpa membuka flap kornea. Dokter hanya membuat sayatan kecil untuk mengangkat jaringan kornea. Metode ini cocok untuk kornea tipis atau mata yang mudah kering.
  • EVO ICL: Prosedur tanpa laser dengan menanam lensa tambahan di dalam mata. Biasanya cocok untuk mata dengan minus tinggi atau kondisi kornea yang tidak memungkinkan tindakan laser.

Dokter akan menentukan prosedur yang paling sesuai setelah pemeriksaan mata secara menyeluruh.

9. Berapa Lama Pemulihan Setelah LASIK?

Sebagian besar pasien sudah bisa melihat lebih jelas dalam 24 jam setelah LASIK dan dapat kembali beraktivitas normal keesokan harinya. Penglihatan biasanya akan terus membaik dalam 1–2 minggu. Setelah tindakan, sebaiknya hindari berenang dan olahraga berat selama 2–4 minggu agar proses pemulihan berjalan optimal.

10. Apakah Mata Minus Bisa Kembali Setelah LASIK?

Tidak, pada umumnya mata minus tidak kembali setelah LASIK jika kesehatan mata tetap terjaga. Namun, pada beberapa kasus dengan minus yang sangat tinggi, ada kemungkinan minus muncul kembali dalam jumlah kecil.

Di Ciputra SMG Eye Clinic tersedia program Lifetime Protection dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut.

11. Apa Risiko dan Efek Samping LASIK?

Efek samping LASIK yang umum terjadi biasanya bersifat sementara, seperti:

  • Mata terasa kering dan biasanya membaik dalam beberapa bulan
  • Muncul silau atau lingkaran cahaya saat melihat lampu, yang umumnya berkurang dalam 3 bulan
  • Penglihatan terasa sedikit berkabut pada masa awal pemulihan

Setiap prosedur LASIK memiliki tingkat risiko yang berbeda. Dokter akan menjelaskan risiko yang sesuai dengan kondisi mata dan prosedur yang Anda pilih saat konsultasi sebelum tindakan.

12. Berapa Batas Maksimal Minus dan Silinder untuk LASIK?

Batas minus dan silinder yang bisa tertangani dengan LASIK tergantung pada kondisi mata, terutama ketebalan kornea. Umumnya, prosedur laser mata dapat memperbaiki minus hingga sekitar -10 dan silinder hingga -5. Jika minus terlalu tinggi atau kornea terlalu tipis, dokter biasanya akan menyarankan metode lain seperti ReLEx® SMILE atau EVO ICL agar hasilnya lebih aman dan sesuai dengan kondisi mata.

13. Apakah LASIK Bisa untuk Mata Silinder Saja?

Ya, prosedur laser pada kornea bisa dilakukan untuk mengatasi mata silinder (astigmatisme) meski tanpa minus. Namun, pasien tetap perlu menjalani pemeriksaan mata terlebih dahulu untuk memastikan kondisi mata cocok untuk tindakan tersebut.

14. Di mana Bisa Menjalani LASIK di Ciputra SMG Eye Clinic?

Ciputra SMG Eye Clinic tersedia di dua lokasi: Jakarta (Pondok Indah Mall 2) dan Surabaya. Untuk jadwal konsultasi, silakan hubungi kami melalui halaman Kontak.