Jakarta - Surabaya: Senin - Sabtu | 09:00 - 18:00 WIB Jakarta - Surabaya:
Senin - Sabtu | 09:00 - 18:00 WIB

Beranda » LASIK » Mata Kering Setelah Operasi LASIK? Wajarkah?

Mata Kering Setelah Operasi LASIK? Wajarkah?

Ilustrasi mata kering setelah operasi LASIK
Mata kering merupakan salah satu keluhan yang cukup sering terjadi setelah LASIK. Kondisi ini umumnya bersifat sementara dan dapat membaik seiring proses penyembuhan mata. Pada sebagian besar pasien, gejala mata kering paling terasa pada minggu hingga bulan awal setelah operasi.

Keluhan yang muncul dapat berupa mata terasa perih, berpasir, cepat lelah, sensitif terhadap cahaya, hingga penglihatan yang terasa berubah-ubah. Meski umum terjadi, kondisi ini tetap perlu dipantau agar tidak mengganggu kenyamanan dan proses pemulihan setelah LASIK.

Hal-hal yang Menjadi Pemicu Mata Kering Setelah Operasi LASIK

Beberapa faktor dapat meningkatkan risiko terjadinya mata kering setelah operasi LASIK, seperti memiliki diabetes, rabun jauh atau rabun dekat dengan koreksi tinggi sebelum operasi, riwayat mata kering sebelumnya, serta berjenis kelamin wanita. Faktor usia dan penggunaan lensa kontak jangka panjang juga dapat memengaruhi kondisi permukaan mata sebelum tindakan LASIK dilakukan.

Pada kebanyakan pasien, gejala mata kering biasanya mulai terasa pada beberapa hari pertama setelah operasi dan paling jelas dirasakan dalam minggu hingga bulan awal masa pemulihan. Keluhan dapat berupa mata terasa perih, berpasir, cepat lelah, sensitif terhadap cahaya, atau penglihatan yang terasa berubah-ubah terutama saat menatap layar terlalu lama.

Sebagian besar pasien mengalami perbaikan secara bertahap dalam kurun waktu 6–12 bulan setelah LASIK. Pada kasus ringan, gejala dapat membaik dalam beberapa minggu dengan penggunaan obat tetes mata dan perawatan yang tepat. Namun pada sebagian pasien dengan riwayat dry eye sebelumnya, keluhan dapat berlangsung lebih lama sehingga memerlukan kontrol rutin dan penanganan tambahan dari dokter mata.

Selain faktor medis, kebiasaan sehari-hari juga dapat memperburuk gejala mata kering setelah LASIK. Terlalu lama menatap layar gadget atau komputer, berada di ruangan ber-AC, kurang tidur, hingga paparan asap dan debu dapat membuat mata terasa lebih tidak nyaman selama masa pemulihan.

Baca Juga: Apa Itu FemtoLASIK?

Pemeriksaan Kondisi Mata untuk Pasien LASIK

Sebelum menjalani LASIK, dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk menilai kondisi permukaan mata dan produksi air mata pasien. Pemeriksaan ini penting untuk membantu menentukan apakah pasien cocok menjalani LASIK serta mengurangi risiko mata kering setelah operasi.

Kualitas dan kuantitas air mata merupakan faktor penting yang memengaruhi proses penyembuhan kornea setelah LASIK. Oleh karena itu, pasien biasanya akan menjalani beberapa pemeriksaan berikut:

  • Schirmer test: Pemeriksaan menggunakan potongan kertas tipis yang ditempatkan di bawah kelopak mata bagian bawah untuk mengukur jumlah produksi air mata.
  • Tear Break-Up Time (TBUT): Pemeriksaan dengan bantuan pewarna khusus pada permukaan mata untuk melihat kestabilan lapisan air mata dan seberapa cepat air mata menguap.
  • Pemeriksaan permukaan kornea: Dokter juga dapat menilai kondisi kornea dan lapisan air mata menggunakan alat slit lamp untuk melihat adanya iritasi atau gangguan pada permukaan mata.

Melalui pemeriksaan ini, dokter dapat menentukan langkah penanganan yang sesuai sebelum LASIK dilakukan, terutama pada pasien yang sudah memiliki gejala mata kering sebelumnya.

Penyebab Mata Kering Setelah Operasi LASIK

Mata terasa kering setelah LASIK terjadi karena adanya perubahan sementara pada saraf kornea selama proses operasi. Saraf kornea memiliki peran penting dalam merangsang produksi air mata.

Ketika saraf tersebut mengalami gangguan sementara akibat tindakan LASIK, produksi air mata dapat menurun sehingga mata terasa lebih kering. Kondisi ini merupakan hal yang umum terjadi dan biasanya bersifat sementara.

Seiring proses penyembuhan saraf kornea, produksi air mata umumnya akan kembali membaik secara bertahap dalam beberapa bulan setelah operasi. Selain berkurangnya produksi air mata, kualitas lapisan air mata juga dapat berubah setelah LASIK. Hal ini menyebabkan air mata lebih cepat menguap sehingga mata terasa perih, berpasir, atau tidak nyaman, terutama saat membaca, bekerja di depan layar, atau berada di ruangan ber-AC.

Baca Juga: Bolehkah LASIK pada Lansia? Ini Syarat dan Efek Sampingnya

Cara Mengatasi Mata Kering Setelah LASIK

Penanganan mata kering setelah LASIK akan disesuaikan dengan tingkat keparahan gejala yang dialami pasien. Salah satu penanganan yang paling umum adalah penggunaan obat tetes air mata buatan (artificial tears) untuk membantu menjaga kelembapan permukaan mata.

Selain artificial tears, dokter juga dapat menyarankan beberapa langkah berikut:

  • Mengurangi penggunaan gadget atau komputer terlalu lama
  • Mengistirahatkan mata secara berkala
  • Menghindari paparan AC atau angin langsung ke mata
  • Menggunakan humidifier untuk menjaga kelembapan ruangan
  • Mengonsumsi makanan atau suplemen omega-3 sesuai anjuran dokter
  • Melakukan kompres hangat pada area mata untuk membantu menjaga kualitas lapisan air mata

Pada kondisi tertentu, dokter dapat memberikan penanganan tambahan seperti punctal plugs, yaitu tindakan untuk membantu mempertahankan air mata lebih lama di permukaan mata.

Tips Mencegah Mata Kering Setelah LASIK

Beberapa langkah berikut dapat membantu mengurangi risiko mata kering setelah LASIK:

  • Menggunakan obat tetes sesuai anjuran dokter
  • Memenuhi kebutuhan cairan tubuh
  • Mengurangi screen time berlebihan
  • Menggunakan kacamata pelindung saat berada di luar ruangan
  • Tidak mengucek mata selama masa pemulihan
  • Kontrol rutin sesuai jadwal setelah LASIK

Menjaga kesehatan permukaan mata sebelum dan sesudah operasi sangat penting untuk membantu proses penyembuhan berjalan optimal.

Baca Juga: FAQ LASIK

Kapan Harus Segera ke Dokter?

Keluhan mata kering ringan setelah LASIK umumnya masih tergolong normal. Namun, pasien tetap perlu segera berkonsultasi ke dokter apabila mengalami gejala seperti:

  • Mata terasa sangat nyeri
  • Penglihatan semakin buram atau menurun
  • Mata merah berat
  • Sensitif berlebihan terhadap cahaya
  • Keluar kotoran berlebihan dari mata
  • Keluhan tidak membaik setelah menggunakan obat tetes

Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan tidak ada komplikasi lain setelah operasi LASIK. Mengalami mata kering setelah LASIK atau ingin mengetahui apakah kondisi mata Anda cocok untuk prosedur LASIK? Konsultasikan langsung dengan dokter spesialis mata di Ciputra SMG Eye Clinic untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang sesuai dengan kondisi Anda.

FAQ

Apakah mata kering setelah LASIK normal?

Ya. Mata kering merupakan salah satu efek samping yang cukup umum setelah LASIK dan biasanya bersifat sementara.

Berapa lama mata kering setelah LASIK berlangsung?

Keluhan mata kering dapat berlangsung selama beberapa minggu hingga beberapa bulan. Pada sebagian pasien, kondisi membaik dalam enam hingga dua belas bulan.

Apakah mata kering setelah LASIK bisa permanen?

Sebagian besar kasus bersifat sementara. Namun pada kondisi tertentu, gejala dapat berlangsung lebih lama sehingga memerlukan penanganan dan kontrol rutin dengan dokter mata.

Apakah semua pasien LASIK akan mengalami mata kering?

Tidak semua pasien mengalami keluhan dengan tingkat yang sama. Risiko dapat lebih tinggi pada pasien yang sebelumnya sudah memiliki riwayat mata kering atau kondisi tertentu lainnya.

Kapan saya harus kontrol ke dokter?

Segera konsultasikan ke dokter apabila mata terasa sangat nyeri, penglihatan menurun, atau keluhan tidak membaik setelah penggunaan obat tetes mata.