Jakarta - Surabaya: Senin - Sabtu | 09:00 - 18:00 WIB Jakarta - Surabaya:
Senin - Sabtu | 09:00 - 18:00 WIB

Operasi LASIK Mata: Apakah Anda Kandidat yang Tepat?


Pernah merasa lelah menggunakan kacamata atau lensa kontak? Mungkin Anda juga bertanya-tanya apakah operasi LASIK mata tepat untuk Anda? Sebelum memulainya, yuk pelajari lebih lanjut untuk mempertimbangkan keputusan Anda lewat ulasan berikut!

 

Operasi LASIK Mata

Operasi LASIK merupakan operasi mata yang dilakukan dengan bantuan sinar laser untuk mengurangi ketebalan jaringan kornea mata sehingga membuat penglihatan menjadi lebih baik. Anda pun dapat terbebas dari pemakaian kacamata atau lensa kontak. Selama ini operasi LASIK memiliki catatan yang baik. Biasanya komplikasi yang mengakibatkan hilangnya penglihatan jarang terjadi dan kebanyakan orang puas dengan hasilnya. Hanya ada efek samping tertentu, seperti mata kering dan gangguan penglihatan yang sementara umum terjadi. Namun, jangan khawatir gangguan ini akan hilang setelah beberapa minggu atau bulan.

Lalu, bagaimana dengan hasilnya? Hasilnya tergantung dari kelainan refraksi mata Anda dan faktor lainnya. Sebagai contoh, orang dengan rabun jauh ringan cenderung lebih cepat relaksasi penglihatan. Lain halnya pada orang dengan tingkat rabun jauh yang tinggi dan memiliki astigmatisme hasilnya terkadang lebih lama dalam pemulihan penglihatan.

 

Operasi LASIK Mata: Apakah Tepat untuk Anda

Sebelum operasi LASIK penting pasien melakukan pemeriksaan mata secara menyeluruh untuk memastikan mata dalam kondisi baik. 

 

Apa Saja yang Termasuk dalam Operasi LASIK Mata?

Sebelum Anda memutuskan operasi LASIK mata. Ada baiknya kenali jenis gangguan penglihatan yang memerlukan tindakan medis ini. Biasanya dokter menyebutnya sebagai kelainan refraksi. Adapun gangguan penglihatan di antaranya sebagai berikut:

  • Rabun jauh (miopia): Ketika Anda melihat objek dengan jelas dari dekat, tetapi objek yang lebih jauh terlihat kabur.
  • Rabun dekat (hyperopia): Ketika Anda melihat objek yang jauh dengan lebih jelas, tetapi objek yang lebih dekat menjadi kabur.
  • Astigmatisme: Melihat objek buram dari jarak jauh maupun dekat yang bisa terjadi akibat perbedaan dari lengkungan lensa atau kornea mata.

Baca Juga: Biaya LASIK Mata 2021: Imformasi, Perbandingan, dan Biaya

 

Evaluasi dan Pemeriksaan Awal

LASIK paling sesuai untuk orang yang memiliki kelainan refraksi tingkat sedang dan tidak memiliki masalah penglihatan yang tidak biasa. Dokter spesialis mata akan memastikan kondisi mata Anda agar tidak mengakibatkan komplikasi atau berakibat buruk. Jika Anda memiliki kondisi mata seperti di bawah ini sebaiknya hindari metode operasi LASIK.

  • Penyakit mata yang menyebabkan kerusakan progresif pada penglihatan akibat penipisan kornea (keratoconus).
  • Keratitis, uveitis, herpes simpleks
  • Kelainan kelopak mata
  • Kerusakan kornea
  • Trauma mata yang berlanjut
  • Glaukoma
  • Katarak

Anda perlu memikirkan ulang bila menjalani operasi LASIK dengan kondisi berikut:

  • Menderita rabun jauh yang parah atau memiliki kelainan refraksi tinggi.
  • Memiliki perubahan refraksi mata karena faktor usia (presbiopia).
  • Aktif dalam olahraga kontak yang dapat terkena pukulan di wajah dan mata, seperti bela diri dan tinju.

Selain mengetahui riwayat kesehatan mata, dokter juga akan menanyakan kondisi medis tertentu yang tidak berhubungan dengan mata. Inilah beberapa kondisi medis yang memengaruhi operasi LASIK:

  • Penyakit yang memengaruhi sistem kekebalan, seperti rheumatoid, arthritis, lupus, HIV, dan ganggua autoimun lainnya.
  • DiabetesMelitus Tipe I dan II
  • Depresi atau kondisi nyeri kronis tertentu, seperti migrain, sindrom iritasi usus besar, dan fibromyalgia.

 

 

Operasi lasik mata

Operasi LASIK membuat penglihatan lebih baik, Anda  terbebas dari pemakaian kacamata atau lensa kontak.

 

Efek Samping dan Komplikasi Operasi LASIK

Meskipun komplikasi yang menyebabkan hilangnya penglihatan jarang terjadi. Namun, efek samping tertentu terutama mata kering dan gangguan penglihatan sementara dapat terjadi. Anda tidak perlu khawatir, biasanya akan hilang setelah beberapa minggu atau 1 bulan.

  • Mata kering
  • Silau, Lingkaran Cahaya (Halo), dan Penglihatan Ganda
  • SKoreksi Rendah (Undercorrections)
  • Koreksi Berlebihan (Overcorrections)
  • Astigmatisme
  • Masalah pada Flap
  • Kehilangan atau Perubahan Penglihatan Sementara akibat Penerangan yang Kontras.

 

LASIK vs Kacamata Baca

Biasanya memasuki awal hingga pertengahan usia 40-an, orang dewasa akan mengalami kehilangan kemampuan untuk fokus pada objek terdekat (presbiopia). Kondisi ini mengakibatkan sesorang kesulitan membaca tulisan kecil atau melakukan kegiatan jarak dekat.
Salah satu keuntungan yang mungkin didapat dari rabun jauh ialah meringankan presbiopia (mata tua) yang akan terjadi seiring bertambahnya usia. Tanpa kacamata baca, penderita mata rabun jauh akan fokus pada objek jarak dekat.

Artinya, seiring bertambahnya usia Anda perlu menggunakan kacamata baca. Jika orang dewasa yang lebih tua mempertimbangkan LASIK, Anda dapat memilih untuk mengoreksi penglihatan dengan metode monovision. Pasalnya melalui metode monovision satu mata dapat dikoreksi untuk penglihatan jauh dan mata lainnya untuk penglihatan dekat. Tak semua orang dapat menyesuaikan dengan metode monovision sebaiknya lakukan uji coba sebelum menjalani bedah permanen.

Baca Juga: LASIK Mata Masa Kini

 

Persiapan Sebelum LASIK

Sebelum operasi LASIK mata, Anda perlu mengetahui beberapa hal agar operasi LASIK berjalan dengan lancar. Sebaiknya tidak menggunakan lensa kontak selama beberapa minggu sebelum operasi. Pasalnya kekurangan lensa kontak mengubah bentuk alami lengkungan kornea mata Anda, yang dapat menyebabkan pengukuran tidak akurat sehingga hasil pembedahan yang kurang optimal. Selain itu, tidak mengenakan riasan mata, aksesoris rambut yang dapat mengganggu saat operasi LASIK.

Jangan lupa untuk membersihkan bulu mata setiap hari menjelang operasi LASIK untuk meminimalkan risiko infeksi akibat kotoran.
Setelah menjalani operasi LASIK Anda akan memiliki penglihatan yang baik selama bertahun-tahun atau bahkan dekade. Anda dapat berolahraga, berenang, melihat jam di pagi hari tanpa harus menggunakan kacamata atau lensa kontak.

Kebanyakan orang melaporkan puas setelah menjalani operasi LASIK. Prosedur LASIK telah disempurnakan dari waktu ke waktu bahkan ditunjang dengan teknologi terbaru yang terus menyesuaikan. Selain itu, penting untuk memilih ahli bedah mata yang terpercaya. Dokter ahli bedah akan menentukan apakah LASIK menjadi pilihan tepat untuk Anda.

Lalu, bagaimana dengan Anda? Bicarakan dengan ahli bedah mata tentang pertanyaan dan kekhawatiran Anda dan bagaimana LASIK akan bermanfaat untuk Anda. Yuk cari tahu informasi LASIK lebih lanjut dengan menjadwalkan konsultasi di Ciputra SMG Eye Clinic!

Telah direview oleh dr. Yudisianil E. Kamal SpM(K)

Source: