Sahabat healthcare, artikel ini akan membahas tentang operasi katarak fakoemulsifikasi vs konvensional.

Katarak merupakan kondisi kekeruhan lensa pada mata yang mepengaruhi penglihatan. Biasanya disebabkan oleh faktor penuaan dan sangat umum terjadi pada orang tua. Katarak dapat terjadi pada salah satu atau kedua mata dan tidak dapat menyebar dari satu mata ke mata lain. Seiring dengan bertambahnya usia, protein yang membentuk lensa mata mengumpul dan mengaburkan area lensa hingga membuat seseorang sulit untuk melihat. Beberapa gejala katarak berupa; warna yang dilihat oleh mata tampak pudar, merasa silau ketika melihat sumber cahaya seperti matahari atau lampu dan muncul lingkaran cahaya, penglihatan malam yang buruk, penglihatan ganda atau banyak gambar dalam satu mata. Gejala ini akan semakin terasa jelas ketika katarak semakin matang. Berdasarkan data dari Departemen Kesehatan Indonesia, diperkirakan setiap tahun kasus buta katarak bertambah sebesar 0.1% dari jumlah penduduk atau kira – kira 250.000 orang per tahun. Oleh karena itu untuk mengangkat katarak pada mata, pasien dapat melakukan operasi katarak.

Di bawah ini adalah metode operasi katarak:

Operasi katarak konvensional (ECCE)

Operasi katarak konvensional atau yang disebut dengan ECCE (Extra Capsular Cataract Extraction) memiliki tujuan untuk mengembalikan penglihatan dengan mengangkat lensa yang keruh (katarak) dan menggantinya dengan lensa buatan yaitu IOL (Intra Ocular Lens). Berdasarkan journal MICROSURGERY AND EXTRACAPSULAR CATARACT EXTRACTION,teknik operasi untuk mengkoreksi mata katarak ECCE dapat dibagi menjadi tiga yaitu: Anterior capsulotomy, nucleus expression dan pembersihan cortex. Dokter akan membuat sayatan pada bagian sclera sekitar 10mm. Kemudian pisau khusus akan dimasukkan ke dalam anterior capsulotomy dan setelahnya diisi dengan viscoelastik. Setelah itu Intra Ocular Lens dimasukkan. Luka operasi ditutup dengan jahitan nilon monofilamen dan memiliki kedalaman sekitar 90% ketebalan kornea.

Ada banyak instruksi yang harus dilakukan untuk menjaga kondisi mata pasca operasi selama enam minggu seperti;

– tidak diperbolehkannya mengangkat beban berat, tidak boleh membungkuk, tidak menyentuh mata dengan tangan, menghindari area kepala dari air pada saat mandi sehingga untuk membersihkan wajah menggunakan kain basah yang bersih, menghindari tempat ramai dan berdebu, asap rokok, minuman beralkohol, tidak boleh untuk mengguncangkan / menggelengkan kepala dengan kuat, menggunakan pelindung mata ketika tidur dan menggunakan kacamata hitam pada saat diluar ruangan.

operasi katarak fakoemulsifikasi, biaya operasi katarak

Operasi katarak Fakoemulsifikasi dengan mesin CENTURION Vision System

Semakin berkembangnya ilmu kedokteran dan teknologi, Operasi katarak fakoemulsifikasi lebih aman dibandingkan dengan operasi katarak ECCE. Metode ini dianggap sebagai standar emas prosedur bedah katarak. Operasi katarak fakoemulsifikasi memiliki sayatan yang lebih kecil yaitu 3mm sehingga dapat mempercepat periode penyembuhan.

Ciputra SMG Eye Clinic menggunakan the New CENTURION Vision System yang merupakan satu – satunya mesin Phaco yang canggih dan merupakan generasi terbaru untuk mengkoreksi katarak pada mata. Mesin ini mempunyai sistem yang secara otomatis dan terus – menerus akan menyesuaikan dengan berbagai perubahan atas kondisi mata selama operasi berlangsung untuk memastikan proses operasi berjalan dengan aman, stabil, dengan hasil yang memuaskan dan juga pasien tetap merasa nyaman. Phaco tip/probe merupakan Ultrasonic Phaco yang digunakan untuk membantu memecah lensa yang sudah katarak dan mengambilnya dari dalam bola mata. Dibandingkan dengan operasi katarak yang konvensional, pasien tidak memerlukan jahitan serta dapat melakukan kegiatan seperti biasa pada keesokan harinya.

operasi katarak fakoemulsifikasi, biaya operasi katarak

Biaya Operasi Katarak di SMG Eye Clinic

Untuk biaya operasi katarak fakoemulsifikasi di Ciputra SMG Eye Clinic yang terletak di lantai 5, Lotte Shopping Avenue (pusat perbelanjaan di Jakarta Selatan) memiliki rentang biaya mulai dari 12 juta hingga 14 juta tergantung dari kondisi pasien dan hasil rekomendasi dokter spesialis mata. Selain itu klinik kami didukung oleh dokter spesialis mata yang berpengalaman, memiliki konsep sarana dan prasarana yang modern, suasana yang hangat dan ramah, pelayanan kedokteran mata terkini serta pelayanan kualitas premium.

Jika dilihat dari segi harga maka akan sedikit berbeda dengan biaya yang ditanggung oleh BPJS. Akan tetapi, kini BPJS telah menetapkan aturan baru untuk penanganan katarak.

BPJS membatasi jaminan pelayanan katarak

Sebelumnya BPJS menjamin biaya operasi katarak tanpa syarat, akan tetapi dalam Perdirjampel (Peraturan Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan) No. 2 Tahun 2018 Tentang Penjaminan Pelayanan Katarak, BPJS kini menerapkan syarat, metode ECCE dapat dilaksanakan setelah visus (ketajaman atau kejernihan) 6/60 sementara fakoemulsifikasi dapat dilakukan dengan visus 6/18. Bagi yang tidak memenuhi syarat, maka tidak akan dapat melakukan operasi. Hal ini berarti, jika Anda hendak menggunakan jaminan BPJS, Anda harus menunggu kondisi penglihatan 6/60 atau 6/18. Dengan begitu akan lebih baik untuk mengoreksi ketidaknormalan pada mata secepat mungkin agar tidak menurunkan produktivitas Anda.

operasi katarak fakoemulsifikasi, biaya operasi katarak

Sebagai kesimpulan, metode operasi katarak fakoemulsifikasi lebih aman dalam mengoreksi katarak dibanding operasi katarak secara konvensional atau yang disebut dengan ECCE (Extra Capsular Cataract Extraction). Dapat dilihat dari perbandingannya, dimana ECCE membutuhkan 10mm dan menggunakan jahitan sementara metode fakoemulsifikasi hanya membutuhkan 3mm dimana tidak dibutuhkan jahitan sehingga membuat proses penyembuhan yang lebih cepat. Biaya operasi katarak di Ciputra SMG Eye Clinic memiliki rentang harga dari 12 hingga 14 juta berdasarkan kondisi pasien dan rekomendasi dokter serta seseorang dengan katarak (jika sudah merasa terganggu) dapat melakukan operasi katarak secepat mungkin agar tidak menurunkan produktivitas.