Jakarta - Surabaya (Coming Soon): Senin - Sabtu | 09:00 - 18:00 WIB Jakarta - Surabaya (Coming Soon):
Senin - Sabtu | 09:00 - 18:00 WIB

5 Cara Mencegah Mata Lelah Akibat Gadget

Berapa jam yang Anda habiskan setiap harinya menatap layar gadget seperti laptop dan smartphone? Di jaman teknologi canggih seperti sekarang, beraktivitas dengan gadget dalam waktu lama merupakan hal lumrah. Baik pekerja kantoran, mahasiswa, maupun pekerja lepas, sulit untuk tidak menatap layar gadget sehari-harinya.

Aktivitas menatap layar ini dapat menyebabkan leher menjadi kaku dan mata lelah akibat gadged, serta kering. Dalam jangka pendek, gangguan tersebut memang tidak memiliki dampak serius. Namun, bila dibiarkan terus menerus maka Anda berpotensi mengalami gangguan yang lebih serius, misalnya penyakit mata merah.

Di pertengahan bulan Maret 2020, banyak instansi pemerintah maupun swasta sudah mulai memberlakukan metode work from home. Dimana kebijakan ini dilakukan karena seiring merebaknya Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Banyak orang diwajibkan menghabiskan lebih banyak waktu di rumah guna menjalankan kegiatan Physical Distancing atau jaga jarak sosial, sehingga secara tidak langsung terjadi peningkatan waktu pada layar gadget, seperti laptop dan smartphone, selama jam kerja dan waktu luang. Sayangnya, waktu layar yang lama dapat menyebabkan Digital Eye Strain, juga dikenal sebagai Computer Vision Syndrome.

Mata Lelah akibat gadged disebabkan oleh tegangnya otot bola mata untuk membaca teks dan gambar di layar terus menerus, serta terjadi penurunan frekuensi kedipan mata. Mata yang terfokus pada layar cenderung berkedip 1/2 – 1/3 lebih lambat dari kecepatan berkedip normal. Gejala umum Digital Eye Strain termasuk sakit kepala, mata kering, silau, pandangan buram atau berbayang, serta nyeri pada leher, bahu dan punggung. Berikut ini beberapa tips beraktivitas pada layar gadget yang lebih baik, sehingga dapat membantu mengurangi, bahkan mencegah Digital Eye Strain.

  1. Ikuti aturan 20-20-20 : Setiap 20 menit, istirahatkan matamu dari layar dan fokuskan pada sesuatu yang berjarak 20 kaki selama 20 detik.
  2. Jarak dan penempatan layar yang tepat:Layar Anda harus berjarak sekitar 25 inci (atau panjang lengan) dari mata Anda dan 15-20 derajat di bawah ketinggian mata Anda.
  3. Atur Pencahayaan : Ada dua tipe pencahayaan yang perlu Anda atur. Untuk pencahayaan ruangan, Anda perlu mengatur agar cahaya di ruangan tidak terlalu terang maupun tidak terlalu gelap. Lalu, Anda juga perlu mengatur tingkat pencahayaan dari layar gadgetagar tidak terlalu terang karena dapat membuat mata cepat lelah. Anda dapat memasang layar anti-glare pada monitor untuk mengurangi refleksi cahaya.
  4. Atur Kontras : Anda perlu menyesuaikan kontras pada layar monitor. Tingkat kenyamanan kontras layar dapat berbeda-beda pada setiap orang, namun usahakan agar tidak terlalu tinggi. Bila memungkinkan, atur juga color temperature pada layar karena mempengaruhi spektrum cahaya yang dipancarkan oleh layar.
  5. Jagalah agar mata tetap lembab : Ingatlah untuk mengedipkan matasecara teratur, atau bila perlu gunakan tetes mata pelembap agar dapat membantu mencegah mata Anda menjadi

Demikianlah beberapa cara mengatasi mata lelah yang dapat Anda lakukan sehari-hari. Selain melakukan tips di atas, jangan lupa untuk tidur cukup dan mengkonsumsi makanan sehat untuk menjaga kesehatan mata, serta evaluasi kondisi kesehatan mata Anda dengan kontrol ke dokter spesialis mata secara teratur, setidaknya 1 kali per tahun.

 

Reviewed: dr. Azrina Noor, SpM

Source: 5 Tips for Preventing Digital Eye Strain