Jakarta - Surabaya: Senin - Sabtu | 09:00 - 18:00 WIB Jakarta - Surabaya:
Senin - Sabtu | 09:00 - 18:00 WIB

Mata lelah akibat menerapkan Work From Home!

Mata lelah siapa yang pernah mengalami? Apalagi tepat di pertengahan bulan Maret 2020, banyak instansi pemerintah maupun swasta sudah mulai memberlakukan metode work from home. Dimana kebijakan ini dilakukan karena seiring merebaknya coronavirus disease 2019 (covid-19).

mata lelah

Apa itu work from home atau biasa disebut juga dengan istilah metode remote working, Kegiatan ini merupakan metode dimana para karyawan atau pekerja tidak perlu datang ke kantor atau tempat kerja untuk melakukan tugas dan tanggung jawabnya. Namun bukan berarti karyawan dinyatakan libur atau tidak menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Istilahnya saja work from home, jadi walaupun dirumah namun tetap harus bekerja tapi dari rumah.

Work from home kala ini memang diwajibkan dan diharapkan agar setiap individu tetap dirumah melakukan semua aktifitas dan tanggung jawabnya dirumah. Hal ini berguna untuk membantu meminimalisir penyebaran coronavirus disease 2019 (covid-19).

Nah, apa hubungannya dengan “Mata lelah akibat menerapkan work from home?” Tentu saja erat hubungannya. Para karyawan maupun pelajar tidak bisa kita pungkiri tidak bisa lepas dari yang namanya Gadget. Perangkat keras yang sudah menjadi teman hidup dari segala usia.

Saat melakukan work from home kebanyakan orang nonstop menatap layar biru untuk berkerja, belajar bahkan mencari perkembangan informasi diluar sana, sehingga lupa bahwa mata harus beristirahat.

Baca juga: Risiko dan Manfaat LASIK: Ini Hal yang Perlu Diketahui

Faktor Penyebab 

Kondisi seperti ini kerap menimbulkan rasa tidak nyaman dan membuat kegiatan Anda terganggu dan biasanya dapat disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya:

  • Menatap layar gadget terlalu lama
  • Terlalu lama membaca
  • Menyetir kendaraan dengan jarak tempuh yang jauh
  • Melihat di dalam ruangan minim cahaya dalam waktu yang lama
  • Terpapar sinar yang terlalu terang atau membuat silau
  • Mata kurang berkedip
  • Penggunaan kacamata yang salah
  • Memiliki kelainan refraksi mata
  • Berada di tempat yang terkena paparan udara kering dari kipas angin, pemanas, atau pendingin ruangan.

Ciri-Ciri atau Gejala

Ciri-ciri atau gejala dapat berbeda pada setiap individu, hal ini tergantung pada kondisi tubuh dan faktor risikonya. Secara umum ciri-ciri mata lelah bisa diketahui dengan munculnya beberapa gegala seperti ini:

  • Mata menjadi kering atau berair
  • Penglihatan kabur
  • Mata jadi sensitif terhadap cahaya
  • Rasa sakit di sekitar mata
  • Mata terasa terbakar atau sakit
  • Kesulitan membuka mata
  • Vertigo
  • Nyeri pada leher, bahu, dan punggung
  • Kesulitan berkonsentrasi

Baca Juga: Mata Silinder / Astigmatisme: Gejala, Tes dan Pengobatan

Bagaimana Cara Mengatasinya?

Pada Healthtalk Sharing happy Eyes oleh dr. Ika Citra Susanti, SpM di Hotel Best Western – Panbil, Batam pada tanggal 15 Februari 2020 menganjurkan agar mata melakukan stretching mata setiap 1 jam dengan berhenti sejenak selama 15  hingga 20 menit dengan melihat keluar jendela atau objek yang jauh. Hal ini terbukti untuk mengurangi mata lelah bagi orang yang bekerja dan beraktifitas di depan Gadget.

Ayo, sudahkah kita mengistirahatkan mata kita sejenak dari Gadget kita hari ini?

 

Telah direview oleh: dr. Yudisianil E. Kamal SpM(K)

Source : https://otc-fahrenheit.co.id/mata-lelah/