Jakarta - Surabaya (Coming Soon): Senin - Sabtu | 09:00 - 18:00 WIB Jakarta - Surabaya (Coming Soon):
Senin - Sabtu | 09:00 - 18:00 WIB

Informasi Katarak dan Biaya; Jenis, Gejala, Pencegahan

Katarak

Katarak adalah kekeruhan pada lensa alami mata dan merupakan penyebab gangguan penglihatan paling sering pada orang di atas usia 40 tahun. Katarak juga merupakan penyebab utama kebutaan di Indonesia dan di seluruh Dunia.

Jenis katarak meliputi:

  • Katarak subkapsularis posterior: proses kekeruhan terjadi di bagian belakang lensa. Orang dengan diabetes atau mereka yang menggunakan steroid dosis tinggi atau dalam waktu cukup lama memiliki risiko lebih besar terkena katarak subkapsularis posterior.
  • Katarak nuklearis: proses kekeruhan terbentuk di bagian tengah lensa (bagian inti dari lensa). Katarak nuklearis biasanya dikaitkan dengan proses aging (penuaan).
  • Katarak kortikalis: ditandai oleh kekeruhan berwarna putih yang menyerupai baji (jari-jari pada roda), kekeruhan dimulai dari bagian pinggir lensa menuju ke bagian tengah. Jenis katarak ini terjadi di bagian lensa yang disebut korteks, yang merupakan bagian dari lensa yang mengelilingi inti lensa yang berada di bagian tengah.

Gejala Dan Tanda Katarak
Pada awalnya, katarak tidak banyak berpengaruh pada penglihatan. Anda mungkin merasakan bahwa penglihatan sedikit kabur, seperti melihat melalui kaca yang keruh, terasa seperti berkabut atau berasap. Katarak dapat membuat cahaya dari matahari atau lampu tampak terlalu terang (silau) atau mencolok dan melihat warna tidak tampak seterang dahulu. Jenis katarak akan mempengaruhi gejala yang dialami dan seberapa cepat proses kekeruhan lensa akan terjadi.

Baca juga: Setelah Operasi Katarak: Ini yang harus Dilakukan

Apa Yang Menyebabkan Katarak?
Lensa mata sebagian besar terbuat dari air dan protein. Struktur protein lensa diatur sedemikian rupa dengan cara yang tepat agar dapat menjaga lensa tetap jernih sehingga cahaya atau objek dapat melewatinya. Tetapi seiring bertambahnya usia, beberapa protein dapat menggumpal dan mulai menutupi dan mengaburkan penglihatan. Awalnya penglihatan yang terganggu terjadi pada sebagian kecil lensa, namun seiring berjalannya waktu semakin lebih besar sampai akhirnya menutupi keseluruhan lensa.
Tidak ada yang tahu pasti mengapa dengan seiring berjalannya waktu dan bertambahnya usia, lensa alami mata berubah dari jernih menjadi keruh, hingga terbentuknya katarak. Tetapi para peneliti di seluruh dunia telah mengidentifikasi beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan katarak atau terkait dengan perkembangan katarak.

Selain bertambahnya usia, faktor risiko katarak meliputi:

  • Radiasi sinar Ultraviolet
  • Diabetes Melitus
  • Hipertensi
  • Kegemukan
  • Merokok
  • Penggunaan obat Kortikosteroid dalam waktu cukup lama
  • Obat Statin yang digunakan untuk mengurangi kolesterol
  • Cedera atau peradangan mata sebelumnya
  • Operasi mata sebelumnya
  • Terapi penggantian hormon (hormone replacement therapy)
  • Konsumsi Alkohol yang signifikan
  • Miopia tinggi
  • Adanya riwayat katarak dalam keluarga

Pencegahan katarak
Meskipun ada kontroversi yang signifikan tentang apakah katarak dapat dicegah, sejumlah penelitian menunjukkan nutrisi tertentu dan suplemen gizi dapat mengurangi risiko terjadinya katarak.
Pada penelitian yang dilakukan selama 10 tahun, dilaporkan bahwa pemberian asupan yang lebih tinggi vitamin E dan karotenoid (lutein dan zeaxanthin) dari makanan dan suplemen, dihubungkan dengan penurunan risiko terjadinya katarak secara jelas dan bermakna.
Penelitian lain menunjukkan vitamin antioksidan seperti vitamin C dan makanan yang mengandung asam lemak Omega-3 juga dapat mengurangi risiko katarak. Cara pencegahan lain adalah dengan memakai kacamata hitam yang dapat menghalangi 100 persen sinar UV matahari (sun-glasses) ketika berada di luar gedung (outdoor).

Baca juga: Pencegahan dan Penanganan Katarak

Perawatan katarak
Ketika gejala mulai muncul, Anda mungkin dapat meningkatkan penglihatan sementara waktu dengan menggunakan kacamata, loupe atau kaca pembesar (magnifier lens), pencahayaan yang cukup terang, atau alat bantu penglihatan lainnya.
Perlu dipertimbangkan untuk persiapan dan skrining operasi katarak, terutama ketika katarak telah berkembang cukup parah sehingga mengganggu penglihatan dan mempengaruhi aktivitas dalam kehidupan sehari-hari. Operasi katarak merupakan prosedur sederhana yang relatif tidak menimbulkan rasa sakit, dan bertujuan agar mendapatkan kembali penglihatan yang normal.

Biaya Operasi Katarak di Ciputra SMG Eye Clinic
Saat ini biaya untuk operasi katarak di Ciputra SMG Eye Clinic mulai dari Rp 12,500,000 sampai dengan Rp 36,000,000 per satu mata.
Disini, proses operasi katarak menggunakan mesin The New CENTURION® Vision System (satu-satunya mesin Phaco yang cangggih dan merupakan generasi terbaru) yang secara otomatis dan terus menerus akan menyesuaikan dengan berbagai perubahan atas kondisi mata selama operasi berlangsung, sehingga lebih stabil dan proses operasi menjadi nyaman dan aman dengan hasil yang memuaskan.

 

Telah direview oleh: dr. Yudisianil E. Kamal SpM(K)

Source: Cataracts: 3 common types, causes, symptoms and treatments